Awal
nonton Into The Woods saat masih di kampung halaman. Tapi waktu itu cumin
nonton setengah-setengah gara-gara bokap pengen nonton film lain (berita
maksudnya).
Seminggu
berada di Makassar aku baru ingat buat beli DVD Into The Woods. Sebenarnya pengen
download, tapi apa daya kuota tidak mencukupi. Saat keluar buat belanja, aku
pakai jaket kuning dan celana jeans (Mirip cowok, lho…). Efek samping makai
pakaian kayak gitu adalah diliat-liat terus-terusan ama si penjaga toko. Nah,
si penjaga toko DVD itu ngikutin terus, mulai dari rak DVD pertama sampai
akhir.
Aku akhirnya bilang “Mbak, saya
nggak bakal maling, kok” Tapi nggak kedengaran karena akunya ngomong dalam
hati.
Untung yang jaga toko bukan
laki-laki. Kalau laki, aku yang bakal curiga =_=.
Setelah
½ jam bolak-balik nyari DVD Into The Wood, akhirnya pandangan pertamaku jatuh
pada film Disney “Alice In Wonderland”.
Dan setelah menemukan 1 film,
hatiku jadi makin berkobar untuk tidak menyerah mencari “Into The Woods”. Pada
akhirnya…
…
…
…
Ketemu Juga!
“Into The Woods” menceritakan 4
dongeng Disney yang digabung menjadi satu film.
- Cinderella,
- Little Red Riding Hood,
- Jack And The Beanstalk,
- Dan Rapunzel.
1.
Sapi seputih susu. Sang Istri menukar
kacang ajaib pada jack yang dipaksa menjual sapi miliknya.
2.
Jubah Semerah Darah yang didapatkan oleh
Mr. Baker setelah menyelamatkan Red Riding Hood dari dalam perut serigala.
3.
Rambut Sekuning Jagung. Sang Istri
mengambil rambut panjang milik Rapunzel yang terjebak di atas menara tanpa
pintu.
4.
Dan Sepatu Semurni Emas yang diberikan
oleh Cinderella pada Istri Mr. Baker.
Walaupun semua
item terkumpul dan cerita sudah mencapai Happy Ending. Sebuah masalah besar
yang disebabkan oleh setiap tokoh dongeng baru dimulai dan membuat mereka harus
menyatukan pikiran dan kekuatan untuk menyelesaikan masalah.
Pada akhirnya ada
bagian cerita yang membuatku tidak begitu senang, yaitu pada saat Pangeran
milik Cinderella selingkuh dengan Istri Mr. Baker =_=. What?!



Tidak ada komentar:
Posting Komentar